Sebuah pertanyaan sederhana yang seringkali muncul, bagaimana cara add friend di Twitter? Secara simple di Twitter memang tak dikenal yang namanya Friend yang ada cuma Follower dan Following, jadi kalau kita mencari-cari dimana letak tombol “Add As Friends” (seperti yang tersedia di Facebook) tentu saja tidak kita temukan di Twitter. Saat melihat-lihat profile seseorang di Twitter yang tersedia cuma tombol atau link Follow, nah kalau anda ingin menambah teman di Twitter tinggal klik aja tombol Follow tersebut.
Dalam kasus lain, ada seseorang yang meminta anda untuk jadi Follower-nya atau mem-Follownya? Bagaimana caranya? Berikut ini langkah mudah untuk Following seseorang di Twitter, semakin banyak yang anda Follow semakin banyak punya update status yang bakal muncul di Twitter anda, itu artinya anda bisa terus uptodate dengan info yang sedang hot atau hangat hari ini.
Pertama anda login ke akun Twitter anda. Jika anda telah memiliki Link dari orang yang akan anda follow, tinggal klik link tersebut. Namun jika anda hanya punya alamat email atau cuma tahu username-nya saja, tinggal klik link Find People dan lakukan pencarian dengan mempergunakan email atau username tersebut. Jika anda penguna Gmail, Yahoo Mail, Hotmail, Aol Mail ataupun MSN Mail, anda bisa melakukan pencarian di tab “Find on Other Network” dan masukan data yang diminta. Ini artinya, jika anda sering ber-YM-ria dan punya banyak teman di YM, anda bisa mencek apakah teman-teman di YM tersebut juga punya akun Twitter.
Setelah menemukan profile seseorang yang anda inginkan, klik tombol Follow yang tersedia. Itu artinya anda menjadi follower atau dalam bahasa lain anda menjadi Friendnya di Twitter. Dan ada baiknya, anda meminta dia untuk mem-Follow balik, biar anda bisa melihat status update dia begitupun sebaliknya.
Rabu, 28 April 2010
Senin, 05 April 2010
Hubungan antara subjek dan predikat
Secara sederhana, proposisi kategorik dibedakan atas empat macam, yaitu: proposisi universal afirmatif, proposisi universal negatif, proposisi partikular afirmatif, dan proposisi partikular negatif. Dari empat macam proposisi kategorik berdasarkan denotasi atau luas term yang dihubungkan, dapat dibedakan menjadi tujuh macam proposisi kategorik.
1. Proposisi Universal Afirmatif
Proposisi universal afirmatif ialah pernyataan bersifat umum yang mengiyakan adanya hubungan subjek dengan predikat, dirumuskan berikut ini : “Semua S adalah P”, bila digambarkan dengan diagram Venn sebagai berikut :

Proposisi ini sama artinya dengan “S yang non P itu tidak ada (kelas kosong)”. Proposisi ini disebut tipe A. Berdasarkan perbandingan luas term, dapat dibedakan atas dua macam: universal afirmatif ekuivalen dan universal afirmatif implikasi.
• Proposisi universal afirmatif ekuivalen ialah pernyataan umum X mengiyakan yang antara subjek dan predikat merupakan suatu persamaan, yakni semua anggota subjek adalah anggota predikat dan semua anggota predikat adalah anggota subjek, contoh : Semua manusia yang hidup bernafas.
• Proposisi universal afirmatif implikasi ialah pernyataan umum mengiyakan yang semua subjek merupakan bagian dari predikat, yakni semua anggota subjek menjadi himpunan bagian dari predikat, contoh : Setiap mahasiswa Universitas Gunadarma memiliki KTM.
2. Proposisi Universal Negatif
Proposisi universal negatif ialah pernyataan bersifat umum yang mengingkari adanya hubungan subjek dengan predikat, dirumuskan: “Semua S bukan P”, bila digambarkan dengan diagram Venn sebagai berikut :

Proposisi ini sama artinya: S yang P itu tidak ada (kelas kosong). Proposisi ini disebut tipe E. Proposisi universal negatif berdasarkan perbandingan luas term, hanya ada satu bentuk, yaitu berbentuk eksklusif sehingga lengkapnya disebut universal negatif eksklusif, yaitu pernyataan umum mengingkari yang berarti antara subjek dan predikat tidak ada hubungan, misalnya semua rakyat Indonesia tidak mengikuti ajaran komunis.
3. Proposisi Universal Partikular Afirmatif
Proposisi partikular afirmatif ialah pernyataan bersifat khusus yang mengiyakan adanya hubungan subjek dengan predikat, dirumuskan: “Sebagian S adalah P”, bila digambarkan dengan diagram Venn sebagai berikut :

Proposisi partikular afirmatif berdasarkan perbandingan luas term, dapat dibedakan atas dua macam: partikular afirmatif inklusif dan partikular afirmatif implikasi.
• Proposisi partikular afirmatif inklusif ialah pernyataan khusus mengiyakan yang sebagian subjek merupakan bagian dari predikat, yakni ada anggota subjek yang menjadi bagian predikat dan ada anggota predikat yang menjadi bagian subjek, contoh : Sebagian rakyat Indonesia adalah keturunan asing.
• Proposisi partikular afirmatif implikasi ialah pernyataan khusus mengiyakan yang sebagian dari subjek merupakan suatu predikat, yakni ada sebagian anggota subjek yang menjadi himpunan predikat, misal: Sebagian mahasiswa Universitas Gunadarma adalah warga Depok.
4. Proposisi Universal Partikular Negatif
Proposisi partikular negatif ialah pernyataan bersifat khusus yang mengingkari adanya hubungan subjek dengan predikat, dirumuskan: “Sebagian S bukan P” , bila digambarkan dengan diagram Venn sebagai berikut :
1. Proposisi Universal Afirmatif
Proposisi universal afirmatif ialah pernyataan bersifat umum yang mengiyakan adanya hubungan subjek dengan predikat, dirumuskan berikut ini : “Semua S adalah P”, bila digambarkan dengan diagram Venn sebagai berikut :

Proposisi ini sama artinya dengan “S yang non P itu tidak ada (kelas kosong)”. Proposisi ini disebut tipe A. Berdasarkan perbandingan luas term, dapat dibedakan atas dua macam: universal afirmatif ekuivalen dan universal afirmatif implikasi.
• Proposisi universal afirmatif ekuivalen ialah pernyataan umum X mengiyakan yang antara subjek dan predikat merupakan suatu persamaan, yakni semua anggota subjek adalah anggota predikat dan semua anggota predikat adalah anggota subjek, contoh : Semua manusia yang hidup bernafas.
• Proposisi universal afirmatif implikasi ialah pernyataan umum mengiyakan yang semua subjek merupakan bagian dari predikat, yakni semua anggota subjek menjadi himpunan bagian dari predikat, contoh : Setiap mahasiswa Universitas Gunadarma memiliki KTM.
2. Proposisi Universal Negatif
Proposisi universal negatif ialah pernyataan bersifat umum yang mengingkari adanya hubungan subjek dengan predikat, dirumuskan: “Semua S bukan P”, bila digambarkan dengan diagram Venn sebagai berikut :

Proposisi ini sama artinya: S yang P itu tidak ada (kelas kosong). Proposisi ini disebut tipe E. Proposisi universal negatif berdasarkan perbandingan luas term, hanya ada satu bentuk, yaitu berbentuk eksklusif sehingga lengkapnya disebut universal negatif eksklusif, yaitu pernyataan umum mengingkari yang berarti antara subjek dan predikat tidak ada hubungan, misalnya semua rakyat Indonesia tidak mengikuti ajaran komunis.
3. Proposisi Universal Partikular Afirmatif
Proposisi partikular afirmatif ialah pernyataan bersifat khusus yang mengiyakan adanya hubungan subjek dengan predikat, dirumuskan: “Sebagian S adalah P”, bila digambarkan dengan diagram Venn sebagai berikut :

Proposisi partikular afirmatif berdasarkan perbandingan luas term, dapat dibedakan atas dua macam: partikular afirmatif inklusif dan partikular afirmatif implikasi.
• Proposisi partikular afirmatif inklusif ialah pernyataan khusus mengiyakan yang sebagian subjek merupakan bagian dari predikat, yakni ada anggota subjek yang menjadi bagian predikat dan ada anggota predikat yang menjadi bagian subjek, contoh : Sebagian rakyat Indonesia adalah keturunan asing.
• Proposisi partikular afirmatif implikasi ialah pernyataan khusus mengiyakan yang sebagian dari subjek merupakan suatu predikat, yakni ada sebagian anggota subjek yang menjadi himpunan predikat, misal: Sebagian mahasiswa Universitas Gunadarma adalah warga Depok.
4. Proposisi Universal Partikular Negatif
Proposisi partikular negatif ialah pernyataan bersifat khusus yang mengingkari adanya hubungan subjek dengan predikat, dirumuskan: “Sebagian S bukan P” , bila digambarkan dengan diagram Venn sebagai berikut :
Kamis, 11 Februari 2010
JAringan Komputer

Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama-sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan. Setiap komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node. Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node.
Jaringan komputer bukanlah sesuatu yang baru saat ini. Hampir di setiap perusahaan terdapat jaringan komputer untuk memperlancar arus informasi di dalam perusahaan tersebut. Internet yang mulai populer saat ini adalah suatu jaringan komputer raksasa yang merupakan jaringan komputer yang terhubung dan dapat saling berinteraksi. Hal ini dapat terjadi karena adanya perkembangan teknologi jaringan yang sangat pesat, sehingga dalam beberapa tahun saja jumlah pengguna jaringan komputer yang tergabung dalam Internet berlipat ganda.
Sistem pemasangan jaringan dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu :
1. Jaringan Terpusat
Adalah jaringan yang terdiri dari beberapa node (workstation) yang terhubung dengan sebuah komputer pusat atau disebut Server. Pada jaringan ini sistem kerja workstation tergantung dari komputer pusat. Dan komputer pusat tugasnya melayani permintaan akses dari workstation.
2. Jaringan Peer-to-Peer
Adalah jaringan yang terdiri dari beberapa komputer yang saling berhubungan antara satu dengan lainnya tanpa komputer pusat (server base). Pada masing-masing komputer workstation terdapat media penyimpanan (hard disk) yang berfugsi sebagai server individu.
Jumat, 18 Desember 2009
OuTliNe
1. Sebutkan pengertian outline adalah :
Outline (kerangka karangan) adalah salah satu metode dalam pembuatan karangan yang mana topiknya dipecah kedalam sub-sub topic dan munggkin dipecah lagi kedalam sub-sub topic yang lebih terperinci
2. Sebutkan manfaat outline adalah
> Memperlihatkan bagian-bagian pokok karangan secara memberaikan kemungkinan bagi perluasan bagian-bagian tersebut sehingga membantu penulis menciptakan suasana yang berbeda-beda dengan fariasi yang diinginkan.
> Memudahkan penempatan antara bagian karangan yang penting dan yang tidak penting.
> Menghindari timbulnya pengulangan pembahasan.
> Membantu mengumpulkan data dan sumber-sumber yang diperlukan.
> Memudahkan penyusunan kerangka secara teratur sehingga karangan menjadi lebih sistematis dan mencegah penulis r dari sasaran yang sudah dirumuskan dalam topic atau judul
3. Sebutkan Langkah – langkah menyusun outline adalah
> Cantumkan sub – sub bagian
> Pergunakanlah tanda yang berbeda untuk memperlihatkan tingkat (hierarki) butir – butir dalam kerangka
> Jagalah agar hubungan antara bagian dengan sub bagiannya selalu konsistan dan jelas
> Mulailah dengan pembagian secara garis besar dahulu dengan menyeluruh
> Setelah itu uraikan setiap butir kedalam sub-sub bagian
4. Macam – macam outline adalah :
> Outline dengan pola ilustratif : arah pembicaraan menurut pola ini adalah dari umum kepada yang khusus
> Ouline dengan pola analitis : arah pola pembicaraan ini berkembang dengan sifat topic yang memiliki banyak unit dalam satu kesatuan dengan urutan metode klasifikasi , proses dan analisis sebab akibat Outline dengan pola argumentasi : dipergunakan dalam menyusun evidensi , arah pembahasan menurut pola ini ialah dari evidensi sebagai premis kepada kesimpulan
Outline (kerangka karangan) adalah salah satu metode dalam pembuatan karangan yang mana topiknya dipecah kedalam sub-sub topic dan munggkin dipecah lagi kedalam sub-sub topic yang lebih terperinci
2. Sebutkan manfaat outline adalah
> Memperlihatkan bagian-bagian pokok karangan secara memberaikan kemungkinan bagi perluasan bagian-bagian tersebut sehingga membantu penulis menciptakan suasana yang berbeda-beda dengan fariasi yang diinginkan.
> Memudahkan penempatan antara bagian karangan yang penting dan yang tidak penting.
> Menghindari timbulnya pengulangan pembahasan.
> Membantu mengumpulkan data dan sumber-sumber yang diperlukan.
> Memudahkan penyusunan kerangka secara teratur sehingga karangan menjadi lebih sistematis dan mencegah penulis r dari sasaran yang sudah dirumuskan dalam topic atau judul
3. Sebutkan Langkah – langkah menyusun outline adalah
> Cantumkan sub – sub bagian
> Pergunakanlah tanda yang berbeda untuk memperlihatkan tingkat (hierarki) butir – butir dalam kerangka
> Jagalah agar hubungan antara bagian dengan sub bagiannya selalu konsistan dan jelas
> Mulailah dengan pembagian secara garis besar dahulu dengan menyeluruh
> Setelah itu uraikan setiap butir kedalam sub-sub bagian
4. Macam – macam outline adalah :
> Outline dengan pola ilustratif : arah pembicaraan menurut pola ini adalah dari umum kepada yang khusus
> Ouline dengan pola analitis : arah pola pembicaraan ini berkembang dengan sifat topic yang memiliki banyak unit dalam satu kesatuan dengan urutan metode klasifikasi , proses dan analisis sebab akibat Outline dengan pola argumentasi : dipergunakan dalam menyusun evidensi , arah pembahasan menurut pola ini ialah dari evidensi sebagai premis kepada kesimpulan
Rabu, 09 Desember 2009
CAR4 Update KasPerKy MAnual
1. Download update (cumul dan daily) lewat internet buka alamat URL ini = http://ajie.web.id/index.php?option=com_content&task=view&id=14&Itemid=36 download total dan mingguan).
2. Buat satu folder terserah dimana (misal namanya update_x) kemudian ekstrak update (cumul dan daily dalam folder itu). Urutan ekstraknya mulai dari cumul baru kemudian daily. (jika meminta replays file ok saja)
3. Buka antivirus kaspersky
Bisa lewat start atau double klik icon kaspersky disamping bawah kanan, nanti akan muncul :

4. Klik pada bagian update,
Nanti akan keluar:

5. Klik pada bagian setting (bagian yang dilingkari)
Nanti akan muncul seperti ini:

6. Klik pada konfigure
Maka akan muncul :

7. Kemudian klik add dan tambahkan folder update_x tadi
Kira-kira gambarnya akan menjadi:
(jangan lupa menghilangkan centang pada bagian kaspersky lab’s update servers)

8. Setelah itu OK terus aja sampai selesai.
Untuk mengupdate klik pada bagian update, trus bagian update database.
Kira-kira gambarnya seperti ini:

9. Selesai
2. Buat satu folder terserah dimana (misal namanya update_x) kemudian ekstrak update (cumul dan daily dalam folder itu). Urutan ekstraknya mulai dari cumul baru kemudian daily. (jika meminta replays file ok saja)
3. Buka antivirus kaspersky
Bisa lewat start atau double klik icon kaspersky disamping bawah kanan, nanti akan muncul :
4. Klik pada bagian update,
Nanti akan keluar:
5. Klik pada bagian setting (bagian yang dilingkari)
Nanti akan muncul seperti ini:
6. Klik pada konfigure
Maka akan muncul :
7. Kemudian klik add dan tambahkan folder update_x tadi
Kira-kira gambarnya akan menjadi:
(jangan lupa menghilangkan centang pada bagian kaspersky lab’s update servers)
8. Setelah itu OK terus aja sampai selesai.
Untuk mengupdate klik pada bagian update, trus bagian update database.
Kira-kira gambarnya seperti ini:
9. Selesai
Senin, 16 November 2009
Pemilihan TOpik
1. Jelaskan syarat-syarat topik yang baik ?
Dalam menulis suatu karya tulis, pemilihan topik sangatlah penting dan dapat menentukan hasil dari karya tulis tersebut. Untuk itu perlu diperhatikan syarat-syarat dalam pemilihan topik-topik yang baik. Berikut ini beberapa syarat yang harus diperhatikan penulis dalam pemilihan topik suatu karya tulis :
A. Topik harus menarik perhatian penulis.
Topik yang menarik perhatian akan memotivasi pengarang atau penulis secara terus-menerus mencari data-data untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapinya. Penulis akan didorong agar dapat menyelesaikan tulisan sebaik-baiknya. Sebaliknya, jika suatu topik yang sama sekali tidak disenangi penulis akan menimbulkan kekesalan. Bila terdapat hambatan pun, penulis tidak akan berusaha sekuat tenaga untuk menentukan data dan fakta yang akan digunakan untuk memecahkan masalah.
B. Topik harus diketahui/dipahami penulis.
Penulis hendaklah mengerti serta mengetahui meskipun baru prinsip-prinsip ilmiahnya. Misalnya asal data yang digunakan berasal dari mana? , metode analisis yang digunakan, dan referensi apa saja yang akan menjadi acuan.
C. Jangan terlalu baru, teknis, dan kontroversial.
Bagi penulis pemula, topik yang terlalu baru kemungkinan belum ada referensinyadalam kepustakaan. Topik yang terlalu teknis kemungkinan dapat menjebak penulis jika tidak benar-benar menguasai bahan penulisannya. Begitu juga topik yang kontroversial akan menimbulkan kesulitan untuk bertindak secara objektif.
2. Jelaskan dan berikan contoh cara-cara pembatasan topik ?
Pembatasan topik sekurang-kurangnya dapat membantu pengarang dalam beberapa hal, yaitu :
* Memungkinkan penulis penuh dengan keyakinan dan kepercayaan bahwa topik tersebut benar-benar diketahuinya.
* Memungkinkan penulis mengadakan penelitian dengan intensif mengenai masalahnya.
Cara membatasi sebuah topik dapat dilakukan dengan cara :
1. Tetapkanlah topik dalam kedudukan sentral.
2. Ajukan pertanyaan apakah topik tersebut masih dapat dirinci?.
3. Tetapkanlah yang mana subtopik yang akan dipilih.
4. Ajukanlah pertanyaan apakah subtopik yang dipilih masih dapat dirinci lebih lanjut.
5. Lakukan proses diatas secara terus-menerus hingga mendapatkan sebuah Tema.
3. Sebutkan dan jelaskan cara-cara judul atau topik yang baik ?
1. Jelas gagasan pokok dan tujuannya.
2. Ada kesatuan gagasan.
3. Dikembangkan dengan baik.
* Gagasan pokok rinci.
* Rincian diurutkan secara logis.
4. Asli;
* Pokok persoalan.
* Sudut pandang.
* Rangkaian kalimat.
* Pilihan kata.
5. Judul harus :
* Asli ;
Jangan menggunakan judul yang sudah pernah ada, bila terpaksa dapat dicarikan sinonimnya.
* Relevan;
Setelah menulis,baca ulang karangan anda, lalu carilah judul yang relevan dengan karangan anda.
* Provokatif;
Judul tidak boleh terlalu sederhana, sehingga(calon) pembaca sudah dapat menduga isi karangan anda, kalau(calon) pembaca sudah dapat menebak isinya tentu karangan anda sudah tidak menarik lagi.
* Singkat;
Judul yang singkat memungkinkan pembaca menangkap secara cepat maknanya,Bila judul itu panjang,(calon) pembaca harus membuang energi terlebih dahulu untuk membacanya.
Dalam menulis suatu karya tulis, pemilihan topik sangatlah penting dan dapat menentukan hasil dari karya tulis tersebut. Untuk itu perlu diperhatikan syarat-syarat dalam pemilihan topik-topik yang baik. Berikut ini beberapa syarat yang harus diperhatikan penulis dalam pemilihan topik suatu karya tulis :
A. Topik harus menarik perhatian penulis.
Topik yang menarik perhatian akan memotivasi pengarang atau penulis secara terus-menerus mencari data-data untuk memecahkan masalah-masalah yang dihadapinya. Penulis akan didorong agar dapat menyelesaikan tulisan sebaik-baiknya. Sebaliknya, jika suatu topik yang sama sekali tidak disenangi penulis akan menimbulkan kekesalan. Bila terdapat hambatan pun, penulis tidak akan berusaha sekuat tenaga untuk menentukan data dan fakta yang akan digunakan untuk memecahkan masalah.
B. Topik harus diketahui/dipahami penulis.
Penulis hendaklah mengerti serta mengetahui meskipun baru prinsip-prinsip ilmiahnya. Misalnya asal data yang digunakan berasal dari mana? , metode analisis yang digunakan, dan referensi apa saja yang akan menjadi acuan.
C. Jangan terlalu baru, teknis, dan kontroversial.
Bagi penulis pemula, topik yang terlalu baru kemungkinan belum ada referensinyadalam kepustakaan. Topik yang terlalu teknis kemungkinan dapat menjebak penulis jika tidak benar-benar menguasai bahan penulisannya. Begitu juga topik yang kontroversial akan menimbulkan kesulitan untuk bertindak secara objektif.
2. Jelaskan dan berikan contoh cara-cara pembatasan topik ?
Pembatasan topik sekurang-kurangnya dapat membantu pengarang dalam beberapa hal, yaitu :
* Memungkinkan penulis penuh dengan keyakinan dan kepercayaan bahwa topik tersebut benar-benar diketahuinya.
* Memungkinkan penulis mengadakan penelitian dengan intensif mengenai masalahnya.
Cara membatasi sebuah topik dapat dilakukan dengan cara :
1. Tetapkanlah topik dalam kedudukan sentral.
2. Ajukan pertanyaan apakah topik tersebut masih dapat dirinci?.
3. Tetapkanlah yang mana subtopik yang akan dipilih.
4. Ajukanlah pertanyaan apakah subtopik yang dipilih masih dapat dirinci lebih lanjut.
5. Lakukan proses diatas secara terus-menerus hingga mendapatkan sebuah Tema.
3. Sebutkan dan jelaskan cara-cara judul atau topik yang baik ?
1. Jelas gagasan pokok dan tujuannya.
2. Ada kesatuan gagasan.
3. Dikembangkan dengan baik.
* Gagasan pokok rinci.
* Rincian diurutkan secara logis.
4. Asli;
* Pokok persoalan.
* Sudut pandang.
* Rangkaian kalimat.
* Pilihan kata.
5. Judul harus :
* Asli ;
Jangan menggunakan judul yang sudah pernah ada, bila terpaksa dapat dicarikan sinonimnya.
* Relevan;
Setelah menulis,baca ulang karangan anda, lalu carilah judul yang relevan dengan karangan anda.
* Provokatif;
Judul tidak boleh terlalu sederhana, sehingga(calon) pembaca sudah dapat menduga isi karangan anda, kalau(calon) pembaca sudah dapat menebak isinya tentu karangan anda sudah tidak menarik lagi.
* Singkat;
Judul yang singkat memungkinkan pembaca menangkap secara cepat maknanya,Bila judul itu panjang,(calon) pembaca harus membuang energi terlebih dahulu untuk membacanya.
Selasa, 03 November 2009
Kalimat Efektif
Soal
Contoh Kalimat efektif:Perbaikilah kalimat-kalimat di bawah ini menjadi kalimat efektif:
Soal:1.
Tidak Efektif : Mereka menyelesaikan dengan meyakinkan dan baik serta dengan sangat
memuaskan semua soal-soal ujian dalam waktu sembilan puluh menit.
Efektif : Mereka menyelesaikan dengan baik semua soal-soal ujian dalam waktu
sembilan puluh menit.
Soal 2.
Tidak Efektif : Mereka saling pandang-pandangan dan melihat-lihat wajahnya.
Efektif : Mereka saling berpandangan wajah
Soal3.
Tidak Efektif : Banyak tombol-tombol yang dapat anda gunakan
Efektif : Banyak tombol yang dapat anda gunakan
Soal4.
Tidak Efektif : Kita Harus saling tolong-menolong
Efektif : Kita harus tolong menolong
Soal5.
Tidak Efektif : Berhubung itu mengemukakannya juga minat baca kau remaja makin
menurun.
Efektif : Sehubung dengan itu, ia juga mengemukakan bahwa minat baca kaum remaja
makin menurun.
Soal6.
Tidak Efektif : Tahun ini SPP mahasiswa baru saja dinaikkan.
Efektif : SPP mahasiswa tahun ini baru saja dinaikkan.
Soal7.
Tidak Efektif : Ata perhatiannya, saya ucapkan terima kasih.ya ucapkan terim
Efektif : Atas perhatian saudara, saya ucapkan terima kasih.
Soal8.
Tidak Efektif : Yanto mengotori kaca jendela, ia membersihkannya.
Efektif : Yanto mengotori kaca jendela itu kemudian ia memberihkannya.
Soal8.
Tidak Efektif : Pengarang itu menceritakan tentang pengalaman masa kecilnya.
Efektif : Pengarang itu menceritakan pengalaman masa kecilnya
Soal9.
Tidak Efektif : Dari pada tidak ngapa-ngapain mendingan main Playstastion.
Efektif : Dari pada tidak ada kerjaan lebih baik bermain Playstation.
Soal10.
Tidak Efektif : Mereka saling pandang-pandangan dan melihat-lihat wajahnya.
Efektip :Mereka saling berpandangan wajah.
Contoh Kalimat efektif:Perbaikilah kalimat-kalimat di bawah ini menjadi kalimat efektif:
Soal:1.
Tidak Efektif : Mereka menyelesaikan dengan meyakinkan dan baik serta dengan sangat
memuaskan semua soal-soal ujian dalam waktu sembilan puluh menit.
Efektif : Mereka menyelesaikan dengan baik semua soal-soal ujian dalam waktu
sembilan puluh menit.
Soal 2.
Tidak Efektif : Mereka saling pandang-pandangan dan melihat-lihat wajahnya.
Efektif : Mereka saling berpandangan wajah
Soal3.
Tidak Efektif : Banyak tombol-tombol yang dapat anda gunakan
Efektif : Banyak tombol yang dapat anda gunakan
Soal4.
Tidak Efektif : Kita Harus saling tolong-menolong
Efektif : Kita harus tolong menolong
Soal5.
Tidak Efektif : Berhubung itu mengemukakannya juga minat baca kau remaja makin
menurun.
Efektif : Sehubung dengan itu, ia juga mengemukakan bahwa minat baca kaum remaja
makin menurun.
Soal6.
Tidak Efektif : Tahun ini SPP mahasiswa baru saja dinaikkan.
Efektif : SPP mahasiswa tahun ini baru saja dinaikkan.
Soal7.
Tidak Efektif : Ata perhatiannya, saya ucapkan terima kasih.ya ucapkan terim
Efektif : Atas perhatian saudara, saya ucapkan terima kasih.
Soal8.
Tidak Efektif : Yanto mengotori kaca jendela, ia membersihkannya.
Efektif : Yanto mengotori kaca jendela itu kemudian ia memberihkannya.
Soal8.
Tidak Efektif : Pengarang itu menceritakan tentang pengalaman masa kecilnya.
Efektif : Pengarang itu menceritakan pengalaman masa kecilnya
Soal9.
Tidak Efektif : Dari pada tidak ngapa-ngapain mendingan main Playstastion.
Efektif : Dari pada tidak ada kerjaan lebih baik bermain Playstation.
Soal10.
Tidak Efektif : Mereka saling pandang-pandangan dan melihat-lihat wajahnya.
Efektip :Mereka saling berpandangan wajah.
Langganan:
Postingan (Atom)